Jakarta - Akan dihapuskannya lisensi fixed wireless access (FWA) menjadi seluler lewat skema unified access licensing (UAL) belum tentu mendapat perhatian publik. Sebab selama ini, pelanggan tak terlalu peduli asal mereka bisa menggunakan layanan telekomunikasi yang berkualitas dengan tarif terjangkau.
Demikian pendapat yang dikemukakan I Nyoman G Wiryanata, Direktur Konsumer Telkom, saat ditemui di sela peluncuran situs melon.co.id untuk akses konten musik dan video hasil kerja sama Telkom dengan SK Telecom.
"Seluler dan FWA hampir sudah tidak ada bedanya lagi. Segmentasinya sangat tipis. Pelanggan juga tidak terlalu peduli karena yang diperhatikan cuma apakah sesuai kebutuhan, quality, fitur, mobility, dan cost," kata dia di acara yang berlangsung di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (2/12/2010).
Meski demikian, dia mengakui bahwa saat ini FWA masih sangat dibutuhkan. Hal itu terbukti dengan banyaknya pelanggan FWA yang didominasi Telkom melalui Flexi sebanyak 16,2 juta pelanggan. Jumlah ini menguasai lebih dari 50 persen pangsa pasar FWA.
"FWA sampai sejauh ini masih eksis. Masih dibutuhkan. Dan kami (selaku operator yang punya lisensi FWA) berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai regulasi yang ada," tandasnya.
Bagaimana dengan Anda, masih butuh FWA atau cukup dengan seluler saja?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar